EKSEKUTIFKatingan

Safari Natal di Buntut Bali, Pemerintah Ajak Umat Jaga Solidaritas

64
×

Safari Natal di Buntut Bali, Pemerintah Ajak Umat Jaga Solidaritas

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto: Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Katingan, Kalpin menyerahkan tali asih kepada Camat Pulau Malan, Dermawan

KASONGAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan menggelar Safari Natal di Aula Kantor Kecamatan Pulau Malan, Desa Buntut Bali, Senin (8/12/2025) malam. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Katingan yang diwakili oleh Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Katingan, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, Camat Pulau Malan,kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jemaat dari berbagai gereja di wilayah setempat.

Pemerintah Kabupaten Katingan juga menyerahkan tali asih kepada pengurus majelis jemaat sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah terhadap pelayanan gereja di Kecamatan Pulau Malan.

Dalam sambutan tertulis Bupati Katingan yang dibacakan oleh Asisten Sekda Kalpin, disampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Safari Natal yang berjalan dengan aman dan penuh kedamaian.

Lanjut Ia juga menegaskan bahwa Natal menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan kasih, dan menjaga kerukunan antarumat beragama.

“Semangat kebersamaan dan persatuan dalam Safari Natal ini adalah wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Katingan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat serta menjaga kerukunan di seluruh wilayah,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh umat Kristiani agar terus menebarkan semangat kepedulian terhadap sesama umat,

“Sehingga dapat memperkuat solidaritas, serta menjadikan keberagaman sebagai modal utama dalam membangun Kabupaten Katingan yang maju, sejahtera, dan harmonis,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Pulau Malan, Dharmawan, menyampaikan kendala dalam rencana pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat Kabupaten Katingan tahun 2026 yang akan digelar di wilayahnya. Kendala dimaksud adalah keterbatasan fasilitas karena gedung gereja yang menjadi pusat kegiatan masih dalam proses pembangunan.

”Kita berharap dukungan Pemkab agar fasilitas tersebut dapat rampung sebelum pelaksanaan Pesparawi,” ucapnya.

Dirinya menyampaikan ucapan selamat merayakan Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026 kepada seluruh umat Kristiani di Kabupaten Katingan.

“Sehingga perayaan Natal tahun ini membawa kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan bagi semua,” pungkasnya.(KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *