KASONGAN – Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf optimistis pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di Kasongan, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, dapat rampung pada akhir Juli 2026. Optimisme itu disampaikan saat dirinya meninjau langsung progres pembangunan, Sabtu (23/5/2026).
Saifullah mengatakan percepatan pembangunan dilakukan dengan menambah jam kerja serta jumlah pekerja di lapangan. Menurutnya, target penyelesaian tersebut juga sejalan dengan program dari Kementerian Pekerjaan Umum.
“Saya optimistis akhir Juli 2026 sudah selesai, karena ini juga menjadi target Kementerian Pekerjaan Umum,” kata Saifullah.
Ia menjelaskan, secara nasional terdapat 93 titik pembangunan Sekolah Rakyat yang saat ini sedang berjalan di berbagai daerah. Dari jumlah tersebut, sekitar 64 titik ditargetkan selesai pada akhir Juli 2026.
Sementara itu, beberapa lokasi lainnya yang belum rampung sepenuhnya tetap diupayakan agar dapat difungsikan untuk mendukung aktivitas pendidikan.
“Semuanya ini sedang berproses dan Insya Allah bisa selesai sebagaimana yang kita harapkan,” ujarnya.
Meski pembangunan dikebut, Saifullah menegaskan kualitas bangunan tetap menjadi perhatian utama pemerintah. Sebab, gedung Sekolah Rakyat akan digunakan dalam jangka panjang untuk menunjang pendidikan masyarakat kurang mampu.
“Harapan kita, kualitas pembangunan tetap terjaga,” tegasnya.
Saifullah juga memastikan program Sekolah Rakyat tetap berlanjut meski nantinya terjadi pergantian kepemimpinan. Menurut dia, keberadaan program tersebut akan diperkuat melalui regulasi.
Ia menyebut revisi Undang-Undang Pendidikan saat ini tengah dibahas bersama DPR RI, termasuk penguatan dasar hukum Sekolah Rakyat dan dukungan melalui peraturan daerah.
“Ini masalah pendidikan, apalagi Sekolah Rakyat dibangun untuk menjangkau orang-orang yang tidak mampu. Makanya perlu dimuat dalam undang-undang pendidikan dan itu sedang dilakukan bersama DPR,” pungkasnya.(B1)











