KASONGAN – Lurah Kasongan Lama, Zainal Fahrudin, S.H., menyampaikan bahwa bantuan bagi korban kebakaran di wilayahnya terus mengalir dari berbagai pihak. Hingga saat ini, total bantuan uang tunai yang telah terkumpul dan masuk ke rekening mencapai lebih dari Rp47 juta.
Selain bantuan tunai, bantuan sembako juga diterima dalam jumlah cukup banyak, seperti mie instan sarden dan beras dan lain-lainnya seluruh bantuan sembako tersebut saat ini disimpan di Aula Kelurahan Kasongan Lama sambil menunggu keputusan penyaluran.
Zainal menjelaskan, mekanisme penyaluran bantuan masih menunggu hasil rapat yang digelar hari ini. Hal tersebut dilakukan karena jumlah bantuan yang cukup berlimpah dan perlu dipertimbangkan agar tepat sasaran serta bermanfaat jangka panjang bagi para korban.
“Posisi para korban saat ini tidak lagi berada di posko. Sebagian menginap di rumah keluarga, ada juga yang menyewa tempat tinggal, dan beberapa masih berada di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya saat di beberapa awak media, Kamis (29/1/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam penyaluran bantuan, khususnya bantuan barang. Pasalnya, tidak semua korban memiliki tempat untuk menyimpan bantuan sembako dalam jumlah besar.
Bantuan yang diterima berasal dari berbagai elemen, di antaranya partai politik, organisasi kemasyarakatan, gereja, komunitas apoteker, perusahaan, serta sejumlah pihak lainnya. Selain itu, bantuan juga datang dari Palangka Raya, Pemerintah Provinsi, anggota dewan, Kabupaten Kotawaringin Timur, pihak Lapas, dan organisasi Pramuka yang dijadwalkan menyusul.
Zainal menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap para korban kebakaran di Kasongan Lama.
“Kami akan berdiskusi langsung dengan para korban untuk menentukan skema penyaluran terbaik, apakah bantuan disimpan bersama atau disalurkan bertahap sesuai kebutuhan,” pungkasnya.(KN)












