PENDIDIKAN

Pemkab Katingan Dorong Budaya Integritas di Sekolah Lewat Program SNT

11
×

Pemkab Katingan Dorong Budaya Integritas di Sekolah Lewat Program SNT

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto : Bupati Katingan Saiful  pimpinan rapat  bersama Dinas Pendidikan serta, tim verifikasi, di Rumah Jabatan Bupati

KASONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan mulai mendorong penguatan budaya integritas di lingkungan sekolah sebagai upaya memperbaiki kualitas pendidikan dan tata kelola lembaga pendidikan di daerah.

Hal itu dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) hasil verifikasi dan validasi lapangan Sekolah Nasional Terintegritas (SNT) Kecamatan Katingan Hilir yang dipimpin Bupati Katingan Saiful di Rumah Jabatan Bupati Katingan, Rabu (13/5/2026).

FGD tersebut menjadi forum evaluasi kesiapan sekolah dalam menerapkan sistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, dan budaya kerja yang transparan.

Bupati Katingan Saiful mengatakan penguatan integritas di lingkungan sekolah penting dilakukan untuk menjawab tantangan dunia pendidikan saat ini. Menurutnya, sekolah memiliki peran besar dalam membentuk karakter peserta didik.

“Pendidikan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi bagaimana sekolah mampu membentuk karakter dan budaya disiplin yang baik bagi peserta didik,” ujar Saiful.

Ia menjelaskan, program Sekolah Nasional Terintegritas diharapkan dapat menjadi model pengelolaan sekolah yang lebih terbuka, tertib, dan profesional sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di Kabupaten Katingan.

Saiful menegaskan proses verifikasi dan validasi lapangan harus dilakukan secara serius agar program tersebut tidak berhenti pada aspek administratif semata, tetapi benar-benar diterapkan dalam aktivitas sekolah sehari-hari.

“Melalui verifikasi ini kita ingin memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Katingan,” katanya.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah pihak juga menyoroti pentingnya pengawasan dan pendampingan berkelanjutan terhadap sekolah yang masuk dalam program SNT. Hal itu dinilai penting agar penerapan budaya integritas dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

FGD turut dihadiri unsur pemerintah daerah, tenaga pendidik, tim verifikasi, serta pemangku kepentingan pendidikan lainnya. Berbagai masukan disampaikan terkait tantangan yang masih dihadapi sekolah, mulai dari disiplin lingkungan pendidikan, tata kelola administrasi, hingga penguatan karakter peserta didik.

Pemerintah daerah menilai pengembangan sekolah berbasis integritas dapat menjadi salah satu solusi untuk memperbaiki kualitas pendidikan secara menyeluruh. Selain meningkatkan disiplin dan tata kelola, program ini juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan profesional.

“Program Sekolah Nasional Terintegritas, Pemkab Katingan berharap lahir budaya pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin sejak dini kepada peserta didik,” pungkasnya.(B1)

error: Content is protected !!