KASONGAN — Kodim 1019/Katingan terus melaksanakan rehabilitasi fasilitas pendidikan dan tempat ibadah di Desa Tumbang Baraoi, Kecamatan Petak Malai, Kabupaten Katingan. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat (AD) terhadap kebutuhan masyarakat, Rabu (14/10/2026).
Rehabilitasi tersebut menyasar SDN 1 Tumbang Baraoi dan Mushola Al Baihaqi. Perbaikan dilakukan untuk meningkatkan kondisi fasilitas agar lebih layak, nyaman, dan dapat menunjang aktivitas belajar mengajar serta kegiatan ibadah masyarakat.
Berdasarkan perkembangan pekerjaan, rehabilitasi SDN 1 Tumbang Baraoi kini telah mencapai 75 persen. Sejumlah pekerjaan terus dilakukan untuk menyelesaikan perbaikan bangunan sekolah tersebut.
Pekerjaan pemasangan plafon di SDN 1 Tumbang Baraoi telah mencapai 75 persen. Sementara itu, progres pengecatan bangunan sekolah tercatat mencapai 60 persen.
Tahap selanjutnya akan difokuskan pada pemasangan plafon di bagian depan sekolah serta pengecatan dinding depan. Pekerjaan tersebut diharapkan dapat mendukung penyelesaian rehabilitasi fasilitas pendidikan itu.
Sementara itu, rehabilitasi Mushola Al Baihaqi di Desa Tumbang Baraoi telah mencapai 90 persen. Pekerjaan yang tersisa akan dilanjutkan ke tahap penyelesaian atau finishing sebelum seluruh proses rehabilitasi dinyatakan rampung.
Tak hanya sekolah dan mushola, Kodim 1019/Katingan juga merencanakan rehabilitasi gereja di desa tersebut. Rencana ini menjadi bagian dari upaya mendukung perbaikan fasilitas umum yang digunakan masyarakat untuk menjalankan aktivitas pendidikan dan keagamaan.
Dandim 1019/Katingan, Letkol Kav. Prima Wahyudi, PSC (J), GDDSS, mengatakan rehabilitasi fasilitas pendidikan dan tempat ibadah merupakan bentuk nyata pengabdian TNI AD kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap fasilitas pendidikan dan tempat ibadah dapat menjadi lebih baik, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat. Kodim 1019/Katingan akan terus berupaya mendukung kesejahteraan masyarakat melalui semangat gotong royong dan kebersamaan,” ujar Prima.(B1)












