KASONGAN – Bupati Katingan Saiful menegaskan bahwa reformasi birokrasi harus dimulai dari aparatur yang berintegritas dan berkompeten. Hal itu disampaikannya saat melantik dan mengambil sumpah 260 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan, Selasa 4 November 2025.
Pelantikan yang digelar di halaman Kantor Bupati tersebut mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan fungsional. Bupati menilai, pelantikan bukan sekadar pergantian posisi, tetapi momentum untuk memperkuat kinerja dan mempercepat pelayanan publik.
“Reformasi birokrasi tidak bisa berjalan tanpa SDM yang siap berubah dan bekerja dengan hati. Jabatan adalah amanah, bukan penghargaan. Karena itu harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” kata Saiful dalam sambutannya.
Sebanyak delapan pejabat eselon II dilantik dalam kesempatan tersebut. Mereka adalah Christian Rain (Kepala Dinas PUPR), George Heplin Edwar Doddy (Kepala Dinas Perhubungan dan Perikanan), Drs. Ganti Yapman (Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan Politik), Hariawan (Kepala Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja), Adventus (Asisten Perekonomian dan Pembangunan), Drs. Andrei Nathanael (Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan), Supardi (Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan dan SDM), Kalpin (Asisten Pemerintahan dan Kesra), serta Evie Silvia Baboe (Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP). Selain itu, turut dilantik 91 pejabat eselon III dan IV serta 160 pejabat fungsional.
Bupati menjelaskan bahwa seluruh proses pelantikan telah melalui tahapan uji kompetensi dan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), sehingga pelaksanaan mutasi dan rotasi berjalan sesuai prinsip sistem merit.
Saiful berharap pelantikan ini menjadi langkah awal bagi aparatur Katingan untuk bekerja lebih profesional dan berorientasi hasil. “Kita ingin birokrasi yang adaptif, cepat, dan transparan. ASN harus mampu menjadi pelayan masyarakat yang sejati,” ucapnya.
Dia juga menekankan agar para pejabat yang dilantik senantiasa menjaga etika, loyalitas, dan semangat pengabdian. “Setiap jabatan adalah ujian. Jalankan dengan integritas, dan jangan kecewakan kepercayaan yang telah diberikan,” tutup Saiful.












