KASONGAN — Pemerintah Kabupaten Katingan mulai mematangkan rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Desa Singam Raya, Kecamatan Katingan Kuala, melalui kegiatan verifikasi dan validasi (verval) lapangan yang dilakukan langsung oleh tim Dinas Pendidikan, Rabu (6/5/2026).
Peninjauan tersebut dipimpin Bupati Katingan Saiful bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan Arianson beserta rombongan.
Dalam kegiatan itu, tim melakukan pengecekan kesiapan lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan sekolah, mulai dari aspek administrasi, kondisi fisik lahan, hingga akses menuju kawasan tersebut.
Kepala Disdik Katingan, Arianson mengatakan, verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan lokasi yang dipilih benar-benar layak dan siap digunakan sebagai kawasan pembangunan fasilitas pendidikan terpadu.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi apakah benar-benar siap dan layak secara administratif maupun fisik,” kata Arianson saat kegiatan berlangsung.
Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh tahapan perencanaan berjalan sesuai ketentuan agar proses pembangunan nantinya tidak menemui hambatan.
“Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi ini benar-benar siap, baik dari sisi administrasi maupun kondisi fisik di lapangan, sehingga proses pembangunan nantinya dapat berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain meninjau batas dan kondisi lahan, rombongan juga melihat situasi lingkungan sekitar guna memastikan kawasan tersebut mendukung aktivitas belajar mengajar apabila sekolah telah dibangun.
“Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Kecamatan Katingan Kuala diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung pemerataan fasilitas pendidikan bagi masyarakat di wilayah pesisir dan daerah terpencil Kabupaten Katingan,” tutupnya.(B1)












